Minggu, 07 Oktober 2018

TUGAS 2 : METODE PERANCANGAN PROGRAM

 

TUGAS 2 : METODE PERANCANGAN PROGRAM



1. Buatlah pseudocode & flowchart untuk menghasilkan 1 liter air dengan menggunakan tabung dengan ukuran 3 liter dan 5 liter. 

Logikanya :
Tabung yang berukuran 3 liter diisi penuh air, kemudian dipindahkan kedalam tabung yang berukuran 5 liter. Maka tabung 5 liter tersisa ruang 2 liter.
Isi kembali tabung berukuran 3 liter kemudian pindahkan 2 liter kedalam tabung 5 liter sehingga dalam tabung 3 liter hanya tersisa 1 liter air.
Pseudocode :
Program Penghitung
{Menghitung 1 liter air menggunakan
tabung berukuran 3 liter dan 5 liter}
Deklarasi :
1 liter air
tabung 3 liter
tabung 5 liter
Deskriptif :


Input
1 liter air dalam tabung
Jika iya, maka tercetak tabung yg berisi air 1 liter.
jika tidak, maka kembali lagi input hingga tabung berisikan 1 liter air.
selesai

2. Buatlah pseudocode & flowchart untuk KHS sederhana dengan ketentuan
Nilai        Huruf                   Keterangan
86-100       A                        Lulus
71-85         B                        Lulus
61-70         C                        Lulus
51-60         D                       Tidak Lulus
0-50           E                       Tidak Lulus

Dengan Inputan
-Nim
-Nama
-Mata Kuliah
-Nilai (0-100)

Keluaran
Nim
Nama
Mata Kuliah
Nilai Angka (0-100)
Nilai Huruf (A-E)

Kamus:
Nim : String
Nilai_angka : Interger
Nilai_huruf : Real
Nama : String
Mata Kuliah : String

Deskripsi:
Read Nim
Read Nama
Read Nilai IF Nilaiangka>=0 AND Nilai_Angka<=50 THEN
NilaiHuruf <- ‘E’ ELSE IF NilaiAngka>=51 AND NilaiAngka<=60 THEN
NilaiHuruf <- ‘D’ ELSE IF NilaiAngka>=61 AND NilaiAngka<=70 THEN
NilaiHuruf <- ‘C’ ELSE IF NilaiAngka>=71 AND NilaiAngka<=60 THEN
NilaiHuruf <- ‘B’ ELSE IF NilaiAngka>=86 AND NilaiAngka<=60 THEN
NilaiHuruf<- ‘A’ END IF IF NilaiAngka>=61 AND
NilaiAngka<=100 THEN
Ket<- “LULUS” ELSE IF NilaiAngka>=0 AND
NilaiAngka<=60 THEN
Ket<-“TIDAK LULUS”
END IF
WRITE NIM

Flowchart:



Algoritma Menu
(menampilkan menu dengan, 4 pilihan, 1. Persegi empat, 2. lingkaran, 3. balok)
Kamus
luas persegi, sisi : real
luas lingkaran, r: real
konst phi : real = 3,14
vol_balok,p,l,t : real
pilih : interger

Deskripsi
WRITE (MENU)
WRITE (1.PERSEGI EMPAT)
WRITE (2.LINGKARAN)
WRITE (3. BALOK)
WRITE (4. KELUAR)
WRITE (Masukan pilihan (1-4) : )
READ (pilih)
DEPEND ON pilih
pilih =1 :
WRITE (Masukan sisi persegi panjang : )
READ (sisi)
1.persegi <-sisi*sisi
WRITE (luas persegi empat adalah : )
WRITE (1_Persegi)
pilih = 2 :
WRITE (Masukan jari-jari : )
READ (r)
l_lingkaran <-Phi*(r*r)
WRITE (L_lingkaran)
Pilih = 3 :
WRITE (Masukan panjang balok)
READ (t)
WRITE (volume balok)
WRITE (Vol_Balok)
pilih = 4 :
WRITE (Terima Kasih)
OTHERWISE
WRITE (Masukan salah, Ulangi masukan)

Algoritma
Pseudocode switch-case
Kamus
Deskripsi
Start
Input Pilihan
switc (Pilihan)
Case 1 “Luas segiempat”
L <-3xs
break;
Case 2 “Luas Lingkaran”
L<- Tixr
break;
Case 3 “Volume Balok”
L <-p x l x t
break;
Case 4
keluar
Write
End


3. Sebutkan contoh operator yang digunakan dalam pemrograman dan contoh penggunaan dalam program :

− Arithmetic operator
− Assignment operator
− Logical operator
− Relational operator
− Pointer operator
− Bitwise operator

1.Arithmetic operator/operator aritmetika

Arithmetic Operator (operator aritmatika) adalah operator yang digunakan untuk melaksanakan operasi aritmatika.
Beberapa operator aritmatika antara lain:
* : untuk perkalian
+ : untuk penjumlahan
- : untuk pengurangan
/ : untuk pembagian
% : untuk sisa pembagian (modulus)


  
2.Assignment operator
Assignment Operator (operator penugasan) adalah operator yang menggunakan tanda sama   dengan (=) untuk mengisi sebuah nilai dalam suatu variabel.

3.Logical operator/operator logika/boolean operator
Operator Boolean atau Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi logika yaitu operator yang menghasilkan nilai TRUE (benar) atau FALSE (salah).
Bebarapa macam operator logika antara lain:
1. and : menghasilkan nilai TRUE jika kedua operand bernilai TRUE
2. or : menghasilkan nilai TRUE jika salah satu operand bernilai TRUE
3. xor : menghasilkan nilai TRUE jika salah satu operand bernilai TRUE tetapi bukan keduaduanya
bernilai TRUE
4. ! : mengasilkan nilai tidak TRUE
5. && : menghasilkan nilai TRUE jika kedua operand bernilai TRUE
6. || : menghasilkan nilai TRUE jika salah satu operand bernailai TRUE





4.Relational operation
Operator relasional merupakan operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau hubungan dari dua buah operand. Operator ini ditempatkan di dalam sebuah ekspresi, yang kemudian akan menentukan benar atau tidaknya sebuah ekspresi Di dalam C++, terdapat operasi relasional seperti sebagai berikut.




5.pointer operation
Pointer (variabel penunjuk) adalah suatu variabel yang berisi alamat memori dari suatu variabel lain. Alamat ini merupakan lokasi dari obyek lain (biasanya variabel lain) di dalam memori. Contoh, jika sebuah variabel berisi alamat dari variabel lain, variabel pertama dikatakan menunjuk ke variabel kedua.

6.operator bitwise
Operator bitwise merupakan operator yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi yang berhubungan dengan manipulasi bit. Operator bitwise hanya dapat dilakukan pada operand yang bertipe char dan int saja karena ini berkoresponden dengan tipe byte dan word didalam bit. Di dalam C++, terdapat operasi bitwise yang lengkap seperti sebagai berikut.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pertemuan 12 MAKALAH ETIKA PROFESI TEKNOLOGI DAN INFORMASI CYBER ESPIONAGE

MAKALAH ETIKA PROFESI TEKNOLOGI DAN INFORMASI CYBER ESPIONAGE   Diajukan Untuk Me...